Masih Ketipu Vendor Abal-abal? Yuk, Kenali Ciri-ciri Vendor Yang Terpercaya

Disclaimer dulu ya:

Artikel ini tidak bermaksud untuk menjatuhkan rekan-rekan Vendor yang lain. Ini murni Edukasi bagi calon Buyer agar lebih berhati-hati dalam memilih Vendor produksinya, berdasarkan pengalaman pribdi saya selama 5 tahun bekerja di dunia percetakan dan souvenir 

Terkadang, kita sebagai calon buyer, apalagi yang baru disuruh bos untuk produksi kebutuhan kantor, ATK, media promosi dll takut ketika akan order. Takut ditipu, hasilnya tidak sesuai harapan, pengerjaan tidak sesuai jadwal dan masih banyak lagi.

Cara terbaik untuk transaksi memang datang langsung ke percetakan dan bertemu langsung dengan Owner atau penanggungjawab di sana. Tapi kan repot yah? banyak waktu dan tenaga terbuang kalau harus offline. Nah di era serba digital sekarang lebih praktis kalau order online. Tapi masalahnya adalah bagaimana menilai Vendor yang akan kita tunjuk itu Amanah atau tidak?

Nah, berikut ini ciri-ciri Vendor Produksi yang Amanah Versi Saya: 

1. Fast Response

Nah, ini adalah ciri pertama dan yang paling penting. Kenapa? karena pada dasarnya vendor itu ingin mempunyai customer sebanyak-banyaknya, sehingga memberikan service terbaik, salahsatunya respon yang cepat agar lebih cepat closing. Jika satu admin keteteran biasanya owner akan nambah admin-admin baru untuk membantu

Selain itu, admin biasanya dibekali dengan Product Knowledge yang lengkap. Semua pertanyaan dari calon buyer akan dilibas dengan baik tanpa banyak jawaban “Saya tanyakan dulu ke owner ya kak”

Tapi ada sedikit catatan, Fast Response bukan berarti terlalu agresif. Admin yang jawab cepat tapi secukupnya, lebih baik daripada terlalu agresif. Karena yang terlalu agresif, selain nyebelin, biasanya rentan penipuan

2. Menyediakan Catalogue & Pricelist

Tools yang wajib ada agar memudahkan calon buyer untuk closing. Catalogue dan pricelist biasa disajikan di banyak tempat: WhatsApp, Website, Google Drive, semakin mudah diakses semakin baik. Urusan nego belakangan, yang penting calon buyer ada patokan harga awal

Catalogue juga biasa ditambahkan Portofolio barang yang pernah dicetak. Jadi, kalau vendor ga punya catalogue atau porto, perlu berhati-hati

3. Selalu Konfirmasi

Konfirmasi adalah bentuk kehati-hatian vendor untuk menghindari miscommunikasi dan gagal produksi. Konfirmasi yang umum dilakukan mencakup: Spesifikasi barang, qty, harga, diskon (jika ada), TOP pembayaran, lead time produksi, dan alamat pengiriman

Untuk desain, biasanya vendor membuatkan mockup barang yang akan diproduksi dan meminta acc terlebih dahulu sebelum naik cetak. Bahkan untuk mass production, bisa juga dibuatkan sampel terlebih dahulu, tentative sesuai kesepakatan

Nah, kita bisa menilai apakah si vendor ini abal-abal (hanya calo) atau memang profesional dari tahapan konfirmasi ini. Jika konfirmasi berjalan cepat, menandakan yang handle produsen langsung, karena semua tim sudah lengkap. Nah kalau calo, biasanya hanya untuk sekedar ngasih Mockup aja lama, karena dia minta dibuatin dulu sama vendor benerannya. Begitu kira-kira bro n sist

4. Mempunyai Media Sosial

Di era social media seperti sekarang, aneh jika ada Vendor yang belum punya socmed. Kenapa? karena semua vendor mau pamer dong, mau ngeliatin dapet order dari mana aja, berapa banyak, sesibuk apa mereka, mesin-mesin produksi yang dipunya dsb.

Jadi, paling gampang cek Vendor ini kredible atau nggak, Cek:

  • Catalogue WA. Biasa nyimpen produk dan harga
  • Instagram. Biasa untuk posting Porto dan kegiatan produksi
  • Youtube. Biasa untuk posting proses produksi
  • Tiktok. Biasa posting video jedak jeduk
  • Yang terakhir Website. Ini jarang sih, tapi kalau sudah ada web, berarti lebih niat ini vendor

Jadi, kalau Instagram aja ga ada, atau isinya cuma 3 post aja, perlu diperhatikan

5. Rekening Atas Nama Perusahaan

Yang terakhir tapi tidak kalah penting, yaitu rekening pembayaran. Memang tidak semua vendor mau buat CV atau PT dan rekening perusahaan. Dengan pertimbangan keribetan dan lapor pajak nya mungkin. Tapi, jika load usahanya sudah lumayan besar, biasanya Owner males mencampurkan uang pribadi dan kantor. Jadi dia buatlah Rekening atas nama Kantor, agar memudahkan pencatatan dan laporan keuangan. Karena biasanya ada staf khusus yang melakukan pencatatan

Itulah kira-kira ciri-ciri yang bisa diperhatikan dalam pemilihan Vendor untuk produksi teman-teman. Sekali lagi, ini hanya berdasarkan pengalama pribadi saya saja. Jika ada yang keliru mohon dimaafkan. Dan seperti kata pepatah: Sial ga ada di kalender. Sebaik apapun kita mensortir vendor, kalau sudah saatnya sial, tak ada yang bisa menjamin.

Penulis: Haris Rahmat

Related Posts